Neri Keluhkan Kenaikan Harga Bahan Pokok (Feature)
Nama : Ratna Sari
Npm : D0C015001
Jurusan : D3 Jurnalistik
Tugas multimedia 14
Neri Enjelina berusia 22 Tahun merasakan beberapa
harga kebutuhan pokok melonjak drastis.
Selain beras, harga telur ayam, daging sapi dan daging ayam pun melonjak.
Kondisi ini dikeluhkan oleh Neri karena menjadi tulang punggung bagi
keluarganya.
“Harga beberapa kebutuhan pokok yang naik di pasaran
di antaranya beras, telur ayam, daging sapi dan daging ayam. Harga beras
kualitas sedang yang biasanya dijual antara 6.800-7.000 rupiah per kilogram,
saat ini harganya melonjak hingga 8.500 rupiah per kilogram. Bahkan, beras
kualitas terbaik yang dulu hanya 8.000 rupiah per kilogram, kini naik hingga
12.000 rupiah per kilogram” Ujar Neri Rabu (24/05)
Telur ayam yang merupakan lauk pauk andalan Neri pun
harganya ikut melambung. Yang diakibatkan pasokan barang yang berkurang di
pasaran menjadi penyebab kenaikan tersebut. Bukan hanya itu dengan penghasilan
yang kecil membuat Neri harus menghemat pengeluaran belanja rumah.
Selain beras dan telur ayam, harga komoditi lain yang ikut
melonjak yaitu daging sapi dan daging ayam. Jika dulu Neri bisa membeli daging
ayam dengan harga 22.000 rupiah per kilogram, kini harganya naik hingga 28 ribu
rupiah per kilogram. Sementara itu, harga daging sapi pun ikut naik dari harga
50 ribu rupiah menjadi 62 rupiah per kilogram.
“Tolonglah, pemerintah bantu jangan sampai naik
seperti itu. Kalau sembako, kita butuh harian, apalagi beras. Kalau bagi yang
punya penghasilan tetap juga sudah berat, apalagi yang tidak punya penghasilan
tetap," ujar Neri Enjelina Selaku Pedagang Bahan Pokok Pasar Panorama
Bengkulu.

Komentar
Posting Komentar