Dibalik Kesuksesan Pedagang Gorengan (Feature)

Nama              : Ratna Sari
Npm                : D0C015001
Jurusan           : D3 Jurnalistik
Tugas              : Multimedia 4
Dibalik Kesuksesan Pedagang Gorengan

BENGKULU- Menjual gorengan dan bersaing dengan pedagang lainnya membuat seorang ibu Tita berfikir keras untuk meningkatkan ekonomi keluarganya, hidup sebagai perempuan yang menggantikan sosok suami yang tak kuat lagi  bekerja untuk mencari nafka. Sudah hampir dua tahun suami ibu tita mengalami sakit yang membuat mereka harus menjual kebun yang mereka punya, dengan begitu ibu tita harus berfikir bagaimana perekonomian keluarganya tetap stabil
Berawal dari rasa tidak percaya diri dalam berdangan membuat ibu tita mengalami kesulitan dalam memulainya, tetapi dia terus berusaha walau banyak rintangan dan bergonta ganti jualan sampai akhirnya menetap berjualan gorengan, sekarang dia fokus dalam berjualan gorengan dan kini sudah dapat membantu perekonomian keluarganya.
Setiap hari pekerjaannya dilakukan dengan semangat, dan menyembunyikan rasa lelahnya dibalik doa yang selalu ia panjatkan kepada Tuhan. Wanita yang mempunyai anak dua ini yakin bahwa dipertengahan jalan hidupnya akan menjadi wanita yang sukses, menjadi contoh bagi orang banyak hingga diperjalanan akhirnya dan dapat menyekolahkan anak-anaknya hingga perguruan tinggi.
Memiliki kedua anak yang akan menginjak Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Dasar kelas dua menjadi penyemangat ibu tita dalam berdagang, setiap pulang sekolah anaknya membantu ibu tita berjualan.
Berjualan di dekat Bandara Fatmawati memiliki keuntungan tersendiri bagi ibu tita, keluarga yang ingin menjemput ataupun mengantar penumpang bagaikan rezeki tersendiri, biasanya membeli gorengan sambil menunggu. Apalagi dekat dengan pinggir jalan memudahkan pembeli untuk mencari makanan atau minuman yang diinginkan.
Awalnya hanya ibu tita yang berjualan gorengan disana, tetapi karena melihat banyaknya pembeli gorengan di tempat ibu tita masyarakat sekitar bandara ikut menjual gorengan disana, walaupun banyak penjual baru, ibu tita tidak khawatir akan pendapatannya kurang, ibu tita percaya bahwa rezeki sudah diatur.
Keberhasilannya dalam berdagang telah mewujudkan mimpinya sebagai pengganti suaminya menjadi tulang punggung keluarga yang ingin memberikan contoh kepada orang banyak  bahwa menjadi seorang yang sukses bukanlah mudah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kulit Lantung dan Batik Basurek Khas Bengkulu (Feature)

Ujian Nasional 2017 Masih Ada Yang Manual (Straight News)